Wednesday, 6 May 2015

PECINTA ALAM SE-SULSEL MENOLAK PEMBANGUNAN JALAN YANG BISA DI AKSES RODA EMPAT DI PANAIKANG - TALUNG

RAKYATSULSEL.COM – Solidaritas Pencinta Alam Se-Sulawesi Selatan menolak keras pembuatan jalan di Dusun Panaikang Kelurahan Bonto Lerong, Kecamatan Tinggi Moncong, Kabupaten Gowa yang mulai dikerjakan bulan April 2015 lalu.

Jalan tersebut, nantinya akan menghubungkan ke Jalur Talung, Lembah Ramma Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa.

Koordinator Solidaritas Pencinta Alam Se-Sulawesi Selatan, Teten Virgiawan mengatakan, jika pembangunan jalan tersebut dilakukan, maka akan terjadi kerusakan terhadap ekologi sekitarnya. Sebab kata dia, jika pembukaan jalan pasti akan ada penebangan hutan secara besar-besaran.

“Dengan demikian, dampaknya adalah terjadi degradasi tanah. Cukuplah longsor besar Gunung Bawakaraeng tahun 2014 silam. Dengan kejadian ini, sepatutnya kita jadikan pelajaran,” jelasnya melalui siaran pers ke Rakyat Sulsel Online, Selasa (5/5/15).

Tidak hanya itu, lanjut Teten sapaannya, jika perihal tersebut dibiarkan, maka masih banyak dampak yang ditimbulkan seperti kepunahan keanekaragaman hayati hingga hilangnya air tanah.

“Maka dari itu, kami mengimbau kepada pihak terkait untuk segera menghentikan pembangunan jalan tersebut,” tegas Teten.

Sementara itu, Tata Mandong melalui jubirnya, Uppi menambahkan, jika Tata Mandong selaku penghuni tetap lembah Ramma menolak keras pembangunan jalan tersebut.

“Kalau dibangunmi jalan, ekosistem alam sekitar Lembah Ramma akan punah secara perlahan,” katanya.

Namun disayangkan, ketika diminta konfirmasi kepihak Camat dan Lurah setempat terkait perihal tersebut. Kedua instansi tersebut pun enggan memberikan komentar.

Sesuai pantauan, Solidaritas Pencinta Alam Se Sulsel telah melakukan pertemuan ke Pihak Pemerintah terkait di Kabupaten Gowa.

- See more at: http://rakyatsulsel.com/pencinta-alam-se-sulsel-menolak-pembangunan-jalan-ke-lembah-ramma.html#sthash.pJB3iUi9.dpuf


No comments:

Post a Comment