Bantimurung- Adalah Permandian Alam yang berada di Desa dan Kelurahan Bamtimurung. Kab Maros.
Lokasi ini menjadi tempat Pariwisata Andalan di kabupaten Maros, hampir setiap hari tempat ini ramai dikunjungi oleh masyarakat lokal dan juga dari luar maros serta para Turis Mancanegara.
Suasana Alami di tempat ini membuat kita enggan untuk beranjak pulang dan memilih berlama lama merasakan kesejukannya.
Selain untuk melihat serta merasakan panorama kealamian. Tempat ini juga banyak menyediakan hiburan lainnya seperti Taman Kupu-kupu serta Goa mimpi yang mampu membuat anda terpukau melihat bentuk bentuk dari Stalagmit dan Stalagtit. Tempat ini juga telah didaulat sebagai kerajaan Kupu-kupu terbesar didunia, Karna hampir semua Spesies Kupu-kupu dan bahkan spesies asli Maros ditemukan di tempat ini. Bagi anda yang berniat berkunjung bisa langsung mengaksesnya dengan Transportasi Roda 4 dan 2. Biaya masuknya pun tidak lah mahal.
Thursday, 7 May 2015
Bantimurung Maros
PARA PENDAKI YANG HILANG ARAH
Hari ini saya memposting sebuah Photo yang dituliskan disana bahwa Ritual Haji di Gunung Bawakaraeng kembali telah memakan korban. Saya mempostingnya disebuah Group Facebook saya. Ternyata diluar dugaan saya. Hampir semua orang yang mengomentari photo ini mengatakan hal yang serupa, Bahwa. KEPERCAYAAN INI TELAH TURUN TEMURUN DILAKUKAN DAN KITA TAK BISA MENGHENTIKANNYA. padahal Ritual ini sangat menyimpang dari Agama. Karna mereka percaya ketika mereka melakukan Ritual itu di Puncak Gunung Bawakaraeng maka serta merta mereka semua sudah Haji layaknya Berhaji ke Mekkah.
Bagi saya ini adalah kemusyrikan yang sangat diterima bagi mereka. Bahkan ada yang mengatakan bahwan hampir semua tokoh masyarakat serta Ulama sekitar tidak mempermasalahkan Ritual ini, karna katanya ini sudah menjadi Adat Istiadat mereka.
Saya merasa terusik oleh penuturan mereka. Orang orang yang saya anggap senior di Hobi ini ternyata masih buta akan Cahaya Ketuhanan.
EFEK PANORAMA BUAT PEMANDANGAN YANG ISTIMEWA
Cara pengambilan gambar panorama menjadi cara yang saya sangat sukai karna cara ini lebih bisa menyatukan bagian bagian foto apalagi pemandangan landscape seperti foto saya ini.
Bagi anda yang senang berpetualang maka tidak ada salahnya jika cara ini menjadi trik baru bagi anda yang ingin mengabadikan pemandangan yang indah. Memang Cara pengambilan gambar seperti ini bukanlah hal yang baru didunia Photografer namun hasilnya tak pernah ketinggalan mode.
Wednesday, 6 May 2015
Wisata Religi di Bumi Imam Lapeo
Penampakan Masjid Imam Lapeo setelah saya sampai di Desa Lapeo. Kecamatan Campalagi - Majene.
Masjid ini mengingatkan saya tentang cerita yang dulu berkembang hampir diseluruh Tanah Sulawesi tentang pembangunan dari Masjid itu sendiri. Cerita ini sedikit berbau Mistis karna kejadian ini terjadi setelah Imam Lapeo atau Muhammad Thahir meninggal dunia. Dan hal yang mengagetkan lagi bahwa yang membayar atau membeli semua bahan pembangunan ini adalah si Almarhum itu sendiri. Jauh setelah Almarhum Meninggal Dunia.
Saya cuma tau sedikit tentang cerita ini. Pada saat itu mesjid Imam Lapeo
sedang dalam proses pembangunan yang tertunda karna ditinggal Wafat oleh Sang Imam. Entah dalam jangka waktu berapa lama datanglah Angkutan yang membawa berbagai bentuk bahan bangunan guna memperbaiki Mesjid tersebut. Hal yang paling membuat saya terkesima adalah bahwa yang datang ke Toko bangunan dan membeli bahan bahan itu sendiri adalah Almarhum Imam Lapeo dan dibenarkan sendiri oleh Pemilik dari Toko Bangunan tersebut.
Allahu A'Lam Bisswab.
Bagi anda yang penasaran bisa langsung mengunjungi Mesjid ini di Desa Lapeo. Kecamatan Campalagian - Majene.
PECINTA ALAM SE-SULSEL MENOLAK PEMBANGUNAN JALAN YANG BISA DI AKSES RODA EMPAT DI PANAIKANG - TALUNG
RAKYATSULSEL.COM – Solidaritas Pencinta Alam Se-Sulawesi Selatan menolak keras pembuatan jalan di Dusun Panaikang Kelurahan Bonto Lerong, Kecamatan Tinggi Moncong, Kabupaten Gowa yang mulai dikerjakan bulan April 2015 lalu.
Jalan tersebut, nantinya akan menghubungkan ke Jalur Talung, Lembah Ramma Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa.
Koordinator Solidaritas Pencinta Alam Se-Sulawesi Selatan, Teten Virgiawan mengatakan, jika pembangunan jalan tersebut dilakukan, maka akan terjadi kerusakan terhadap ekologi sekitarnya. Sebab kata dia, jika pembukaan jalan pasti akan ada penebangan hutan secara besar-besaran.
“Dengan demikian, dampaknya adalah terjadi degradasi tanah. Cukuplah longsor besar Gunung Bawakaraeng tahun 2014 silam. Dengan kejadian ini, sepatutnya kita jadikan pelajaran,” jelasnya melalui siaran pers ke Rakyat Sulsel Online, Selasa (5/5/15).
Tidak hanya itu, lanjut Teten sapaannya, jika perihal tersebut dibiarkan, maka masih banyak dampak yang ditimbulkan seperti kepunahan keanekaragaman hayati hingga hilangnya air tanah.
“Maka dari itu, kami mengimbau kepada pihak terkait untuk segera menghentikan pembangunan jalan tersebut,” tegas Teten.
Sementara itu, Tata Mandong melalui jubirnya, Uppi menambahkan, jika Tata Mandong selaku penghuni tetap lembah Ramma menolak keras pembangunan jalan tersebut.
“Kalau dibangunmi jalan, ekosistem alam sekitar Lembah Ramma akan punah secara perlahan,” katanya.
Namun disayangkan, ketika diminta konfirmasi kepihak Camat dan Lurah setempat terkait perihal tersebut. Kedua instansi tersebut pun enggan memberikan komentar.
Sesuai pantauan, Solidaritas Pencinta Alam Se Sulsel telah melakukan pertemuan ke Pihak Pemerintah terkait di Kabupaten Gowa.
- See more at: http://rakyatsulsel.com/pencinta-alam-se-sulsel-menolak-pembangunan-jalan-ke-lembah-ramma.html#sthash.pJB3iUi9.dpuf
Tuesday, 5 May 2015
Leang Pute - Maros
Leang Pute adalah Gua Vertical yang terbesar serta terdalam di Indonesia. Atau terbesar kedua setelah Goa Vertical yang berada di Papua Nugieni.
Leang Pute terletak di desa Labiaja, Kec. Simbang. Maros, Sulawesi Selatan.
Leang Pute dapat anda akses dari kota maros. Berjarak sekitar 15 KM. Namun jika anda ingin ke lokasi tersebut maka anda harus menggunakan Roda Dua ataupun Berjalan.
Pantai Bira - Bulukumba
Pantai Bira adalah pantai berpasir putih yang di klaim terputih di Indonesia ataupun di Dunia.
Pantai Bira terletak di daerah pesisir kota Bululumba dan berjarak sekitar 30 KM dari Kota Bulukumba. Alat transportasi sangat banyak ke pantai ini. Anda bisa menggunakan Transportasi Umum yang banyak didapati di Kota bulukumba dengan Ongkos yang berpariasi sesuai cara anda Bernegosiasi.
Pantai Bira berjarak sekitar 150 KM lebih dari Kota Makassar. Jika anda dari kota makassar dengan menggunakan Sarana transportasi umum maka biaya anda hingga tiba di Lokasi Pantai Bira sekitar kurang lebih. Rp.100,000 .
Di lokasi pantai banyak tersedia warung jajanan atau pun souvenir bagi anda yang ingin berbelanja serta juga disediakan banyak penginapan hingga Hotel Berbintang bagi anda yang ingin Berlama lama di pantai ini.
Permandian Alam Eremerasa-Bantaeng
Permandian Alam Eremerasa adalah permandian yang sangat alami. Letaknya ada di lembah Desa Kampala. Kec Eremerasa. Kab Bantaeng - Sulsel.
Permandian ini sangat ramai dikunjungi pada waktu liburan sekolah karna udara yang segar menyatu dengan gemericik Air yang terus mengalir dari balik batuan besar hingga disela sela Akar pepohonan. Anehnya lagi Air disini tak pernah habis bahkan jika waktu Musim Kemarau datang Airnya akan bertambah deras.
Jika anda ingin merasakan kesejukan dari Ermes ini. Dari arah Kota Jeneponto belok kiri lewati jalan Sungai Calendu lalu teruslah hingga ada pertigaan di desa Ulugalung. Selanjutnya belok kanan dari tempat ini ada harus menempuh sekitar 5 KM lagi dan total Perjalanan anda dari jalan poros adalah 10 KM.
Monday, 4 May 2015
Air Terjun Bissapu
Air Terjun Bissapu, Bantaeng Sulawesi Selatan.
Air terjun yang indah ini terletak di pinggiran kota Bantaeng. Suasana di tempat ini sangat sejuk karna selama perjalanan ke lokasi Air Terjun kita akan disuguhi pemandangan yang hijau dan segar. Saat sampai di Lokasi pun kita akan merasa seperti di Kealamian karena lokasi ini masih sangat Alami.
Perjalanan dari Arah Kota Makassar Sekitar 3 Jam, dan dari Arah Kota Bantaeng sekitar 30 Menit. Ongkos yang anda keluarkan juga sangat murah sekitar 10000 ribu rupiah.
#Berkunjung ki ke Bantaeng
Pendaki Memadati Pos Regis di MT.Semeru
Baru sehari di buka. Para pendaki sudah memadati gunung semeru.
Bagi anda yang belum pernah menginjak ataupun merasakan sensasi dari ketinggian yang merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa ini maka saya sangat merekomendasikan bagi anda untuk merasakannya.
#Berkunjung ki ke Gunung Semeru